27 Jan 2021
Soal pelaksanaan Syariat Islam, begini tuntutan wali kota kepada PNS di Banda Aceh

Keterangan Gambar : Soal pelaksanaan Syariat Islam, begini tuntutan wali kota kepada PNS di Banda Aceh

Banda Aceh - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Banda Aceh dituntut mampu menjadi motor penggerak penegakan syariat islam sesuai dengan ketentuan yang berlaku di tanah rencong. 

"Paling penting yang harus dimiliki adalah ketaqwaan, karena PNS di Banda Aceh dituntut mampu menjadi motor penegakan syariat islam," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat menyerahkan SK untuk 188 CPNS formasi 2019, di Banda Aceh, Selasa. 

Aminullah menyampaikan, 188 CPNS tersebut akan bertugas di sejumlah SKPD (satuan kerja perangkat daerah) Pemerintahan Kota Banda Aceh mulai 1 Februari mendatang.

Jadwal kerja itu sesuai dengan surat tugas yang dikeluarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat. 

"188 CPNS ini adalah amunisi milenial yang akan meningkatkan kinerja Pemko Banda Aceh, akan mempercepat wujudkan visi misi Banda Aceh gemilang dalam bingkai syariah," ujarnya.

Mantan Dirut Bank Aceh ini mengingatkan, dalam rangka mempercepat realisasi visi misi Banda Aceh tersebut, PNS harus memiliki sejumlah aspek dalam diri sebagai modal menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Seorang PNS tugasnya memberikan pelayanan harus memiliki disiplin, loyalitas, integritas dan dedikasi tinggi. Ini sangat penting dimiliki seorang PNS guna meningkatkan produktifitas kerja," katanya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh, Ojak Murdani menyampaikan, 188 CPNS yang baru mendapatkan SK itu merupakan putra putri terbaik Banda Aceh yang sudah melewati proses rekrutmen dengan nilai terbaik.

"Kita meyakini, di bawah bimbingan Pemerintah Banda Aceh mereka akan menjelma sebagai aparatur yang mampu membangun Banda Aceh lebih baik lagi," kata Ojak Murdani.

Sumber : https://aceh.antaranews.com/berita/191416/soal-pelaksanaan-syariat-islam-begini-tuntutan-wali-kota-kepada-pns-di-banda-aceh