18 Jan 2021
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Kadinkes    A

Keterangan Gambar : Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Kadinkes Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Kadinkes, https://aceh.tribunnews.com/2021/01/15/wali-kota-banda-aceh-aminullah-usman-gagal-disuntik-vaksin-covid-19-begini-penjelasan-kadinkes. Penulis: Asnawi Luwi Editor: Jalimin

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM, gagal disuntik vaksin Sinovac Covid-19 di RSU Meuraxa Banda Aceh, Jumat (15/1/2021).

"Hari ini di Kota Banda Aceh Forkompimda perdana untuk dilakukan vaksinisasi Sinovac Covid-19 di RSU Meuraxa, namun, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman gagal disuntik vaksin karena usia maksimal 59 tahun, sedangkan Pak Aminullah Usman berusia 62 tahun," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes kepada Serambinews.com, Jumat (15/1/2021).


Menurut Lukman, bukan saja Wali Kota Banda Aceh yang gagal divaksin Sinovac, tapi sejumlah pejabat Forkopimda juga gagal divaksin karena beberapa hal yang tidak memenuhi persyaratan.

 

Seperti diketahui, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes bersama Kepala Kejaksaan (Kajari) Kota Banda Aceh, Edi Ermawan SH MH serta perwakilan dari Forkopimda Kota Banda Aceh disuntik vaksin Sinovac Covid-19 di RSU Meuraxa Banda Aceh, Jumat (15/01/2021).

 

Vaksinisasi itu dilakukan terhadap 11 orang termasuk mewakili Forkopimda Kota Banda Aceh.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes kepada Serambinews.com, Jumat (15/01/2021) mengatakan, vaksinasi perdana Sinovac di Banda Aceh dilakukan untuk 11 orang masing-masing Serma Masykur dari Kodim 0101/BS TNI, Edi Darmawan (Kajari Banda Aceh).

 

Lukman SKM MKes (Kadinkes Kota Banda Aceh), dr Fuziati (Direktur RSUD Meuraxa), Heru Tri Wijanarko SSTP MSi  (Kasatpol PP), Rosdi (Kepala Dinas Perkim), dr Laura Machnum (UPTD PKM Kuta Alam/Kepala Puskesmas), dan Tharmizi (Sekwan DPRK Banda Aceh).

 

Kemudian Riza Mulyadi (Kabid Penunjang Medis RSU Meuraxa), Andri (Wadir Umum dan Keuangan RSU Meuraxa) dan Agussaumi (Kasie Keperawatan RSU Meuraxa).

 

Sebenarnya, semua Forkopimda Banda Aceh bersedia ikut divaksin, namun banyak diantara mereka yang tidak memenuhi persyaratan seperti Wakil Wali Kota Banda Aceh pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Sementara Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM sudah berusia lebih dari 62 tahun, sedangkan yang lainnya ada yang menderita penyakit kencing manis atau Diabetes Millitus (DM) serta hal lain sehingga tidak memenuhi syarat.

 

Kata Kadiskes Kota Banda Aceh,  Lukman mengatakan, mulai Senin (18/01/2021) vaksin Sinovac akan didistribusikan bagi 11 Puskesmas dari 9 Kecamatan di Kota Banda Aceh dengan jumlah 12.760 dosis.

 

Menurut rencana, kata Lukman, mulai Selasa (19/01/2021) para tenaga kesehatan mulai disuntik vaksin Sinovac dengan  mengikuti ketentuan dan mekanisme suntikan Sinovac.

 

"Setelah selesai vaksinisasi tenaga kesehatan, dilanjutkan vaksinasi anggota TNI, Polri, pelayan publik dan terakhir masyarakat bagi yang mau saja," pungkas Lukman.

 

Sumber : https://aceh.tribunnews.com/2021/01/15/wali-kota-banda-aceh-aminullah-usman-gagal-disuntik-vaksin-covid-19-begini-penjelasan-kadinkes