14 Apr 2021
Ini Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh untuk Pedagang Penganan Buka Puasa, Juga Ada Jam Kerja

Keterangan Gambar : Ini Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh untuk Pedagang Penganan Buka Puasa, Juga Ada Jam Kerja

BANDA ACEH - Para pedagang penganan berbua puasa diperbolehkan berjualan mulai pukul 16.30 WIB sampai menjelangh berbuka puasa di 29 titik di seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh.

Imbauan itu ditegaskan dalam seruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh yang sudah diedarkan ke ruang publik.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman juga meminta seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (Protkes) saat bulan Ramadhan, terutama saat berada di tempat publik dan kerumunan orang agar penyebaran Covid-19 mampu ditekan.

Ini menjadi tugas kami bersama di daerah, memastikan agar pelaksanaan protokol kesehatan berjalan baik dan lancar di Kota Banda Aceh, kata Aminullah, Senin (14/4/2021).

Hal dimaksud lanjut Aminullah juga disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Nasional via video conference tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Persiapan Pelaksanaan Ibadah Ramadhan 1442 H/2021, Minggu (11/4/2021), di Pendopo.

Rapat tersebut diikuti Pimpinan Pengurus Besar Naudhatul Ulama (PB NU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan, Wali Kota Mataram, dan Bupati Banyuwangi.

Pada kesempatan itu Aminullah memaparkan upaya pencegahan Covid-19 yang dilakukan Pemko Banda Aceh menjelang Ramadhan, seperti menggelar rapat rutin Forkopimda setiap bulan, untuk penyusunan rencana dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Kami lakukan sosialisasi secara masif, menyiapkan fasilitas pendukung pencegahan dan penanganan Covid-19 di semua fasilitas publik, dan melakukan kontrol langsung ke lapangan, serta memastikan pelaksanaan vaksinasi bagi warga secara merata, ujarnya.

Aminullah juga meminta semua pihak mematuhi keputusan MPU Aceh mengeluarkan tausiyah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan dan Kegiatan Keagamaan lainnya Tahun 1442 Hijriah.

Di salah satu poinnya, MPU Aceh meminta masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian seperti duduk kumpul-kumpul bersama di jalan, buka puasa bersama, sahur bersama, safari subuh, dan lain-lain, terang Aminullah.

Selain itu juga, terkait jam kerja selama ramadhan, sesuai dengan edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Nomor 061.2/6976 tentang penetapan jam kerja pada bulan Ramadhan tahun 1442 H/2021 M yang menyesuaikan waktu istirahat dengan waktu shalat Zuhur atau shalat Jumat di Aceh.

Hari Senin sampai Kamis, mulai pukul 08.30 sampai 15.00 WIB, waktu ishoma mulai pukul 12.30 sampai 13.00 WIB. Hari Jumat kerja mulai pukul 08.30 sampai 16.30 WIB dan ishoma pukul 12.00 sampai 13.30 WIB, sebut Aminullah.

Terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama bulan ramadhan di Kota Banda Aceh, Aminullah mengutarakan keputusan bersama, yakni melaksanakan puasa, makan sahur dan buka puasa, shalat berjamaah tarawih dan tadarus dalam masa Covid-19 disesuaikan dengan protokol kesehatan dan tausiah MPU kota Banda Aceh.

Menjaga kebersihan, selalu cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dalam aktifitas luar rumah dan selalu memakai masker. Bagi yang memiliki penyakit menular, dilarang shalat berjamaah di masjid atau meunasah, ujarnya.

Lalu untuk warung kopi dan usaha lainnya diperbolehkan buka mulai pukul 21.30 WIB sampai 24.00 WIB

Tidak ada karaoke, mengoperasikan permainan billiar, playstation, berbagai jenis game online dan hiburan lainnya selama bulan suci Ramadhan. Salon hanya diperbolehkan buka pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB dengan tetap menjaga ketentuan sebagaimana tercantum dalam surat izin usaha salon. Semua akan kita awasi bersama, pungkas Wali Kota, Aminullah Usman.

Sumber :https://aceh.tribunnews.com/2021/04/12/ini-seruan-bersama-forkopimda-banda-aceh-untuk-pedagang-penganan-buka-puasa-juga-ada-jam-kerja?page=2